Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menilai program Koperasi Desa Merah Putih yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto sebagai peluang besar bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Kubu Raya.
Program nasional yang menargetkan pembentukan koperasi di 70–80 ribu desa ini dinilai mampu memperkuat fondasi ekonomi desa.
Untuk menyambut program tersebut, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis.
Sujiwo menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan melaksanakan sosialisasi dan pelatihan bagi masyarakat serta para kepala desa guna memastikan pemahaman menyeluruh terkait program Koperasi Desa Merah Putih.
“Langkah lain yang kami lakukan adalah mengidentifikasi potensi-potensi desa serta memperkuat kerja sama dengan instansi terkait, seperti Kementerian Koperasi dan UKM, demi mendukung pengembangan koperasi,” ujar Sujiwo saat memimpin rapat koordinasi persiapan pendirian Koperasi Desa Merah Putih di Ruang Pamong Praja I, Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis (17/4/2025).
Ia berharap hadirnya Koperasi Desa Merah Putih mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, program ini merupakan kesempatan penting bagi Kabupaten Kubu Raya sehingga harus disambut dengan persiapan matang.
“Era sudah berubah. Kita tidak bisa hanya menunggu tanpa bergerak. Pada bulan Juni program ini sudah akan dilaunching. Para kepala desa melalui asosiasi dan camat harus segera mempersiapkan potensi masing-masing,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya, Yusran Anizam, turut menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Merah Putih di setiap desa dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Dengan hadirnya koperasi, diharapkan kesejahteraan masyarakat meningkat dan ekonomi desa semakin maju,” ujarnya.
Yusran menjelaskan bahwa koperasi dapat menjadi wadah bagi masyarakat desa untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan. Melalui koperasi, akses terhadap berbagai sumber daya dan layanan pendukung usaha menjadi lebih mudah.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menargetkan peningkatan jumlah UMKM menjadi 50.000 unit, dari sekitar 27.000 saat ini, seiring pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai 4,9 persen.
“Saat ini, Kubu Raya memiliki sekitar 417 koperasi aktif, dan pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengawal perkembangan koperasi di wilayah ini,” pungkasnya. (ADM)

